Kisah Tentang Abu Darda dan Salman Al Farisi RA

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarakatuh teman-teman readers. Saya mau cerita satu kisah islami lagi nih. Yuk disimak, biar nambah ilmu dan biar lebih bijaksana dalam hidup.

Suatu ketika salman Al Farisi melihat Ummu Darda atau istrinya Abu Darda. Lalu beliau bertanya "kenapa kamu seperti ini, keadaannya seperti ini?." Kemudian kata Ummu Darda, "karena suami saya sudah tidak berkeinginan lagi terhadap saya." Hari-harinya senantiasa, malam sholat terus kemudian siang puasa terus. Tidak ada lagi perhatian kepada istrinya, jadi Ummu Darda berpenampilan sekenanya saja. Lalu akhirnya Salman Al Farisi menginap di rumah Abu Darda dan memang benar Abu Darda ibadah terus, istrinya dicuekin. Sampai akhirnya Salman Al Farisi mengatakan kepada Abu Darda, "wahai Abu Darda, ketauhilah bahwa Allah punya hak untuk diibadahi, kita punya hak untuk istirahat, keluargamu punya hak untuk kita punya waktu banyak dengan mereka."

Nah, dari kisah ini kita dapat banyak pelajaran. Gimana kita mengatur waktu dalam kegiatan kita sehari-hari. Kalau waktunya sholat ya sholat, tidak boleh ditunda-tunda. Jika sedang bekerja, ya fokus bekerja sewajar waktunya saja. Janganlah sekali-kali lebih mentingin kerjaan daripada ibadah yang wajib kita laksanakan. Ingat loh, masuk surga gak bisa dibeli sama uang.

Apalagi nih, juga banyak kan para pekerja yang rela lembur dikantor tiap hari bahkan rela tidak pulang kerumah. Hanya untuk memuaskan isi kantong saja. Tanpa tau bahwa anak dan istrinya gak cuma butuh uang doang, butuhnya juga kasih sayang.

Ingat ya teman-teman, kita harus gunakan waktu sebaik mungkin. Ada kalanya kita ibadah, ada waktunya kita kerja dan juga waktu untuk keluarga. Juga jangan ibadah terus menerus hingga lupa pada tanggung jawab kita didunia. Apalagi jika sudah menikah ya, kalau jadi istri ya jangan lupa sama pekerjaan rumah tangganya. Jika jadi suami ya jangan lupa cari nafkah. Kan sudah jadi kepala rumah tangga. Uang gak bisa datang gitu aja tanpa kita usaha untuk mendapatkannya dan sebaliknya, surga dan neraka juga tidak bisa dipilih gitu aja nantinya. Harus ada usaha untuk mendapatkan tiket masuknya.

Pesan saya ya "Hidup yang seimbang, sesuai syariat islam. Hidup di dunia ini butuh uang untuk makan dan diakhirat juga butuh pahala untuk masuk surga kan."

Sekian dulu dan terima kasih sudah membaca.
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarakatuh.

Comments